Gerejawi.com – Nama Yesus Kristus sering disebut dalam setiap doa umat Kristiani. Ini adalah nama yang paling agung dan telah mengubah sejarah panjang umat manusia di dunia.

Santo Paulus dalam suratnya kepada Filipi menulis demikian, “supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi, dan segala lidah mengaku: “Yesus Kristus adalah Tuhan,” bagi kemuliaan Allah, Bapa! (Filipi 2: 10-11)”.

Kita percaya bahwa nama Yesus adalah nama di atas segala nama, namun tak banyak dari kita yang tahu sejarah, makna, arti dan asal nama dari Yesus itu.

Pertama-tama, nama “Yesus” adalah salah satu yang secara ilahi diberikan melalui pesan Malaikat Gabriel kepada Maria. Malaikat Gabriel menyampaikan pesan Allah kepada ibunda Yesus.

“Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.” (Lukas 1: 31).

Dari semua nama yang bisa dipilihnya, Tuhan memilih nama itu karena suatu alasan. Pesan itu disampaikan langsung Malaikat Gabriel kepada Bunda Maria.

Dalam Ensiklopedi Katolik menyatakan, “Kata Yesus adalah bentuk bahasa Latin dari bahasa Yunani Iesous, yang merupakan terjemahan Yesua Ibrani, atau Yosua, atau lagi Yosafat, yang berarti ‘[Allah] adalah keselamatan.'”

Katekismus Gereja Katolik menambahkan, “Yesus berarti dalam bahasa Ibrani: ‘Tuhan menyelamatkan.’ Pada saat penampakan, Malaikat Gabriel memberi pesan untuk menamai Dia Yesus, yang mengungkapkan identitas dan misi-Nya.”




Nama itu populer di Perjanjian Lama dan pada masa kelahiran Yesus. Hal ini terkait erat dengan nama “Yosua.” Karena alasan ini, tokoh Perjanjian Lama Yosua sering dipandang seorang nabi yang memimpin umat Allah ke dalam Tanah Perjanjian yang benar.

Adapun dalam KGK merinci secara jelas nama Yesus sebagai nama ilahi yang mempersatukan umat beriman dalam nama-Nya.

Nama Yesus mengatakan bahwa Allah hadir dalam Pribadi Putera-Nya Bdk. Kis 5:41; 3 Yoh 7.. Ia menjadi manusia supaya menebus semua orang dari dosa mereka secara definitif Yesus adalah nama ilahi, satu-satunya nama yang membawa keselamatan Bdk. Yoh 3:18; Kis 2:21.. Mulai sekarang semua orang dapat menyerukan nama-Nya, karena Yesus mempersatukan Diri dengan semua orang melalui penjelmaan-Nya menjadi manusia Bdk. Rrn 10:6-13., sehingga “di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan” (Kis 4:12) Bdk. Kis 9:14; Yak 2:7..(Katekismus Gereja Katolik 432).

Pada akhirnya, ini adalah nama yang kuat, yang merangkum siapa Yesus dan apa yang akan Dia lakukan di bumi.

Baca: 10 Ayat Alkitab Tentang Indahnya Persahabatan

Jika kamu suka, silakan dishare lagi artikel ini agar semakin banyak orang yang tahu. Shalom!