Rektor Urban College Diangkat menjadi Uskup Albano

Vincenzo Viva
Vincenzo Viva (Foto: Fides.org)

Rektor Urban College Diangkat menjadi Uskup Albano – Paus Fransiskus telah mengangkat Uskup Vincenzo Viva, dari Keuskupan Nardò-Gallipoli sebagai Uskup dari Keuskupan Albano di Italia. Mgr. Viva juga saat ini menjadi Rektor Perguruan Tinggi Kepausan Urban “de Propaganda Fide” di Roma, demikian dilansir dari Fides.org.

Mgr. Vincenzo Viva lahir di Frankfurt (Jerman) pada 24 Agustus 1970 dan kemudian kembali ke Keuskupan Nardò-Gallipoli, di provinsi Lecce. Setelah studi sekolah menengah pertamanya di Frankfurt, ia menyelesaikan diploma linguistiknya di Lecce.

Sebagai murid Almo Collegio Capranica, ia mengikuti kursus filosofis dan teologis di Universitas Kepausan Gregorian, mengingat penahbisan imam, yang berlangsung pada 10 Juli 1997 untuk Keuskupan Nardò-Gallipoli. Pada tahun 2006 ia memperoleh gelar Doktor dalam Teologi Moral di Akademi Alphonsian.

Dia mengkhususkan diri dalam Bioetika di Pusat Universitas untuk Bioetika dan Ilmu Hayati dari Universitas Katolik Hati Kudus di Roma.

Pelayanan pastoralnya yang paling signifikan:

1999-2000: Wakil Rektor di Seminari Keuskupan;
2000-2003: Bapa Rohani di Seminari Keuskupan;
2001-2011: Anggota Kolese Konsultan;
2000-2013: Direktur Dinas Perhubungan Sosial;
2005-2007: Profesor Agama di Liceo Classico Nardò;
2005-2013: Delegasi Episkopal untuk Ordo Virginum;
2005-2008: Sekretaris Jenderal Kunjungan Pastoral;
2005-2009: Kolaborator pastoral di paroki S. Francesco di Paola di Nardò;
2006-2013: Associate Professor Teologi Moral di Fakultas Teologi Apulian;
2009-2013: Lembaga Pemasyarakatan Kanon dari Bab Katedral Nard.
Sejak 2007: Profesor Teologi Moral di Akademi Alphonsian;
sejak 2013: Rektor Pontifical Urban College “de Propaganda Fide” dan Profesor Teologi Moral di Universitas Kepausan Urbaniana.

Dia diangkat menjadi Chaplain of His Holiness pada tahun 2012. Dia adalah penulis dari beberapa publikasi, artikel dan terjemahan dari bahasa Jerman. Dia tahu bahasa Jerman, Inggris, dan Prancis. (SL) (Agenzia Fides. 11/6/2021)

Berita Terkait

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

BERITA TERBARU

PALING BANYAK DIBACA